Friday, 14 October 2011

Install Ultimate Boot CD (UBCD) to a Flash Drive in Windows

In this simplified USB Ultimate Boot CD walkthrough tutorial, we will demonstrate How To create a USB bootable Ultimate Boot CD (UBCD) Flash Drive using a Windows host PC and our third party Universal USB Installer to create the UBCD Flash Drive. Ultimate Boot CD is an awesome PC diagnostics tool that condenses over 100 useful PC diagnostics and hardware troubleshooting tools into a single easy to use interface.

USB Ultimate Boot CD Screenshot:
USB UBCD (Ultimate Boot CD)

Distribution Home Page: http://www.ultimatebootcd.com
Minimum Flash Drive Capacity: 512MB+
Persistent Feature: No
USB Ultimate Boot CD (UBCD) prerequisites:
  • Universal USB Installer (does the USB conversion)
  • UBCD 50x ISO
  • 512MB+ USB flash drive (fat32 formatted)
  • A windows host PC to perform the build
Simple USB Ultimate Boot CD How-To:
  1. Download the UBCD50x.iso
  2. Download and launch our Universal USB Installer, select Ultimate Boot CD, and follow the onscreen instructions
  3. Reboot and set your BIOS or Boot Menu to Boot from the USB device and proceed to boot
You should now be booting Ultimate Boot CD from your USB stick!

Windows logs off automatically while login

Trouble:
We have been receiving mails from several readers that they are not able to login to Windows. As soon as they login, the windows show applying your settings, saving your settings and logs off automatically without logging in. This situation is really very troublesome and gets onto the nerves of a person who needs his computer badly for some important work.
The main reasons behind this problem is a corruption in the registry key which holds the value of the files which are executed while login to windows. This registry key can get either replaced with some incorrect value or it might get corrupt due to some virus / trojan activity. Lets see how to fix this issue.

Fix:
We need to remotely access the infected computer from another computer on same network. Then we need to correct the registry key for userinit under winlogon.
Lets see the steps one by one:
1. Connect the infected computer to a network which has at least one healthy computer connected. Power on both of the computers.
2. From the healthy computer, Go to Start > Run, type regedit.exe and press enter. This will launch the registry editor.
3. Go to File > Connect Network Registry, by using this infected computer’s name or IP address. For more details on this, see this link.
Remote registry editing
4. Locate this entry
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\


5. At this entry there is a key names userinit, double click on the key and set its value to “C:\WINDOWS\System32\userinit.exe,“
Exit the registry editor, restart the infected computer. This is it. This will work for most of the computers.
 For those computers which still don’t let you login, you need to run a repair setup on such computers.To run a recovery setup, see this link.

 =========================================================
In windows xp or other os we can not change some registry values through network.
So in this case I have a solution…..
Make a bootable cd of UBCD.
Boot with that Cd and now you can change registry from here.

Tuesday, 16 August 2011

Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator

Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator
Apabila kita ingin mengakses Regedit lewat RUN, tiba-tiba muncul pesan "Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator", kita tidak perlu kuatir.

Beberapa langkah untuk mengatasi pesan "Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator" di bawah ini sudah saya praktekkan dan alhamdullilah berhasil. Adanya pesan "Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator" ini muncul akibat dari komputer yang telah terinfeksi virus, trojan, spyware dan jenis virus lain sehingga Registry Editor Windows dinonaktifkan. Padahal penggunaan perintah regedit perlu dihindari untuk menjaga hal-hal perubahan pada komputer, tetapi virus dan hal-hal lain juga dapat mencoba untuk menonaktifkannya.


Beberapa langkah yang perlu diterapkan untuk mengatasi pesan "Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator".

Metode 1 - Mengaktifkan Registry yang dengan VBScript

Doug Knox, telah membuat VBScript yang memungkinkan atau disables the Registry Editor berdasarkan lokasi berikut dalam registri. Tentu saja, sejak registri editor dinonaktifkan, kita tidak dapat mengubah secara manual, sehingga perlu Visual Basic Script untuk menyelesaikan tugas.

Copi paste kode dibawah ini pada notepad lalu simpan dengan nama VBScript ke desktop Anda, klik dua kali padanya untuk menjalankannya, setelah itu reboot komputer Anda dan coba untuk membuka Registry Editor pada RUN.

'Enable/Disable Registry Editing tools
'© Doug Knox - rev 12/06/99

Option Explicit

'Declare variables
Dim WSHShell, n, MyBox, p, t, mustboot, errnum, vers
Dim enab, disab, jobfunc, itemtype

Set WSHShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")
p = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\"
p = p & "DisableRegistryTools"
itemtype = "REG_DWORD"
mustboot = "Log off and back on, or restart your pc to" & vbCR & "effect the changes"
enab = "ENABLED"
disab = "DISABLED"
jobfunc = "Registry Editing Tools are now "

'This section tries to read the registry key value. If not present an
'error is generated. Normal error return should be 0 if value is
'present
t = "Confirmation"
Err.Clear
On Error Resume Next
n = WSHShell.RegRead (p)
On Error Goto 0
errnum = Err.Number

if errnum <> 0 then
'Create the registry key value for DisableRegistryTools with value 0
WSHShell.RegWrite p, 0, itemtype
End If

'If the key is present, or was created, it is toggled
'Confirmations can be disabled by commenting out
'the two MyBox lines below

If n = 0 Then
n = 1
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & disab & vbCR & mustboot, 4096, t)
ElseIf n = 1 then
n = 0
WSHShell.RegWrite p, n, itemtype
Mybox = MsgBox(jobfunc & enab & vbCR & mustboot, 4096, t)
End If




Metode 2:

Gunakan UnHookExec.inf dari Symantec untuk me-reset shell \ buka \ perintah kunci registri

Silahkan Copy paste kode dibawah ini pada notepad dan simpan dengan nama UnHookExec.inf pada desktop Anda. Klik kanan padanya dan pilih Install. Restart komputer Anda dan kemudian cobalah untuk membuka Registry Editor.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Symantec

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe ""%1"""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableRegistryTools,0x00000020,0



Metode 3: Ubah nama Regedit.com ke Regedit.exe

Beberapa virus dan malware lainnya akan memuat sebuah regedit.com file yang banyak kali nol byte dummy file. Karena . Com file akan menggantikan fungsi . Exe file ketika dijalankan jika Anda ketik regedit pada RUN, ia akan menjalankan regedit.com bukan file asli dari regedit.exe file.

Menghapus regedit.com jika file-nya nol byte file untuk memulihkan akses ke regedit. Dalam beberapa kasus, seperti W32.Navidad worm, Anda harus mengubah nama file ke regedit untuk menormalkan kembali..


Metode 4: Windows XP Professional

Jika Anda memiliki Windows XP Professional dan akses ke salah satu akun administratif, anda dapat mengubah opsi registry editor pada Group Policy Editor.

1. Klik Start, Run
2. Ketik GPEDIT.MSC dan Tekan Enter
3. Pergi ke lokasi berikut : User Configuration | Administrative Templates | System
4. Double-click "Disable registry editing tools" dan setting pada "Not Configured"
5. Pilih dinonaktifkan atau tidak dikonfigurasi dan pilih OK
6. Tutup Group Policy Editor dan restart komputer Anda
7. Coba buka kembali regedit



Pada Windows Vista System :

Jika pesan "Registry Editing Has Been Disabled By Your Administrator", kemungkinan akibat infeksi Malware atau mungkin juga merupakan Disable Registry Tools Policy telah diaktifkan oleh pihak ketiga tweak program yang dapat Anda gunakan. Ini sangat dianjurkan untuk menindaklanjuti dengan sistem yang lengkap untuk pemeriksaan Virus dan Malware, terutama bila anda tidak yakin tentang penyebabnya.

Catatan: Jika sistem anda terhubung ke domain, administrator jaringan Anda mungkin telah memungkinkan pengaturan DisableRegistryTools Policy. Dalam hal ini, Anda perlu menghubungi administrator jaringan untuk atasi batasan ini, jika perlu.

Metode 1 - Menggunakan Group Policy Editor

Jika Anda menggunakan edisi Windows Vista Windows Vista Business, Enterprise and Ultimate editions) yang meliputi Group Policy Editor, ikuti langkah berikut:

* Click Start, ketik "gpedit.msc" pada Search box, kemudian ENTER
* Menuju ke bagian : "User Configuration | Administrative Templates | System"
* Double-click Prevent access to registry editing tools
* Pilih "Not Configured "

Catatan : Jika sudah dipilih "Not Configured", pilih "Enabled", kemudian klik "Apply".

Metode 2

Metode ini diharapkan bisa bekerja di semua edisi Windows Vista.

1. Copas kode "reg_enable.vbs" pada notepad, dan simpan di Desktop

2. Buka command prompt. Untuk melakukannya, klik START, klik All Programs, klik Accessories, klik kanan Command Prompt, kemudian klik Run as administrator. Jika Anda diminta untuk sandi administrator atau untuk konfirmasi, ketik Password, atau klik Allow.

3. Beralih ke Desktop direktori dengan mengetikkan perintah berikut, kemudian menekan ENTER:

cd / d% userprofile% \ desktop


4. Kemudian, ketik perintah berikut dan tekan ENTER

wscript.exe reg_enable.vbs


5. Ketik EXIT untuk menutup jendela Command Prompt.

Jika semuanya bekerja dengan baik, DisableRegistryTools policy seharusnya sudah dihapus sekarang. Lihat apakah Anda dapat memulai Regedit.exe sekarang.


kode : regedit_enable.vbs

'Copyright © 2007 Ramesh Srinivasan. All rights reserved.
'Homepage: http://www.winhelponline.com
'Filename: "regedit_enable.vbs"
'Creation: March 02, 2007
'Description: Resets the "Prevent access to registry editing tools"
' Policy in Windows Vista. If UAC is enabled, this script needs to
' be run from an elevated Command Prompt.
'Compatibility: This script was tested under Windows Vista only.

Option Explicit
Dim WshShell, strUserName, strDomain, strSID
Dim objWMIService, colItems, objItem, arrName, objAccount

Set WshShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")
Set objWMIService = GetObject("winmgmts:\\.\root\cimv2")
Set colItems = objWMIService.ExecQuery("Select * From Win32_ComputerSystem")

For Each objItem in colItems
arrName = Split(objItem.UserName, "\")
strDomain = arrName(0)
strUserName = arrName(1)
Next

Set objAccount = objWMIService.Get _
("Win32_UserAccount.Name='" & strUserName & "',Domain='" & strDomain & "'")
strSID=objAccount.SID

If trim(strSID) <> "" then
WshShell.RegDelete ("HKEY_USERS\" & strSID & "\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools")
Msgbox "Completed!"
End if



Semoga bisa membantu.
Diposkan oleh Loedin
Kategori : Tip Windows

Wednesday, 18 May 2011

Setting Mikrotik dengan Remote / Putty

SETTING REMOTE PC VIA INTERNET DI BELAKANG MIKROTIK DENGAN APLIKASI REMOTE PC RADMIN

Sementara aplikasi remote yg dipakai adalah Radmin karena menurut saya yg paling mudah digunakan, tp sebenarnya berbagai macam aplikasi remote PC dapat digunakan tergantung selera masing-masing.
Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman membuat beberapa warnet, karena kebetulan usaha saya bergerak di bidang penjualan komputer, yang mau tidak mau juga melayani jasa pembuatan warnet..
Seringnya trouble di warnet pelanggan saya, yang mengharuskan saya utk mendatangi warnet tersebut membuat kerepotan saya sendiri, apalagi jika trouble itu pada malam hari.
Sehingga saya berpikir untuk memudahkan pekerjaan saya, saya perlu melakukan remote PC dari manapun saya berada yg penting tersedia koneksi internet dan komputer , bahkan HP sekalipun bisa digunakan untuk remote PC.
Daripada berbelit – belit langsung aja ke praktek lapangan.

Sebelumnya topologi jaringan yang saya gunakan

Internet------modem ADSL------mikrotik--------PC Target

Dalam artian koneksi PC yang akan remote (PC Target) sudah dapat melakukan koneksi internet.Langkah2 yg dipersiapkan sbb:

1. Siapkan IP Public, IP Mikrotik, dam IP PC yg akan di remote
2. Setting MODEM ADSL (Saya menggunakan modem ADSL TP Link, utk yg lain sebenarnya sama aja) dpt dilakukan langsung ataupun via internet
3. Setting NAT MIKROTIK, dpt dilakukan langsung ataupun via internet
4. Setting Radmin server di PC Target, dan Radmin Viewer di PC yang akan meremote (instalasi harus di lakukan langsung di PC Target)

Sbg contoh :
· IP Public 200.137.100.87 utk setting dari internet pada modem, mikrotik, dan remote PC
· IP local 192.168.1.100 (Mikrotik) jika setting dilakukan langsung
· IP local 192.168.0.1 s/d 192.168.0.22 ( PC Target)

1.Setting Modem ADSL

Masuklah ke modem ADSL lewat browser dengan mengisi IP Public anda jika via internet, isi username dan password anda, sbb contoh saya menggunakan modem TP Link
a. Advanced Setup
b. NAT
c. Virtual Server---dengan menggunakan port default mikrotik 8291 dan port Radmin dari 4889 s/d 4920 (dengan ini saya asumsikan dpt meremote 22 PC di belakang mikrotik), local IP address = IP local mikrotik



2. Setting NAT di Mikrotik

a. Buka mikrotik di WINBOX isi IP Public, username dan Password
b. IP-Firewall-NAT
Bikin rule dengan klik tanda +
· General
· chain=srcnat
· Out.Interface=either1(koneksi internet mikrotik) , sbg contoh koneksi internet dr mikrotik saya namakan speedy.
· Action=masquerade

Bikin rule lagi dengan klik tanda +
· General
· Chain=dstnat
· Protocol=tcp
· Dst port=4899 s/d 4920 ( utk melakukan remote 22 PC)
· In.Interface=Speedy (koneksi internet mikrotik)
· Action=dst-nat
· To Addresses=192.168.0.1 s/d 192.168.0.22 (sebanyak 22 PC yg akan diremote)
· To port =4901 (saya asumsikan setting port utk radmin server di IP 192.168.0.1 adalah 4901, utk seting port IP local yg lain terserah anda tadi saya membuat batasan port dari 4899 s/d 4920)
· Coment=Radmin1 (penamaan terserah anda)

Hasil setting mikrotik tadi utk beberapa PC yg akan di remote seperti gbr dibawah ini :


3. Setting Radmin Server dan Radmin viewer.

a. Setting Radmin Server PC Target
Setting radmin server di PC Target saya kasih contoh PC operator :
· Permissions--radmin security--add user( buat username dan password PC Target)-centang semua pilihan.
· Option--general--port(4899 utk PC operator, utk PC yg lain mulai 4899 s/d 4920 tadi terserah digunakan utk IP local PC Target yang dipakai)
Buatlah semua setting ini di tiap PC yg akan di remote dengan penamaan add user berbeda dan port yg berbeda, jgn sama karena tidak akan connect

b.Setting Radmin Viewer di PC Remote

Langkah terakhir instlasi Radmin viewer di computer kita yg akan meremote semua PC yg telah di setting tersebut.Saya tidak membahas cara install langsung aja ke tahap setting Radmin Viewer.
· Adds a new connection
· Isi Nama(terserah)--IP Public PC Target--port (sesuai dengan setting port di radmin server tiap PC target)

Terakhir tinggal klik PC mana yg akan di remote dari list setting yg telah kita buat sebelumnya. Jika setting benar dan sesuai petunjuk, maka akan meminta username dan password yg telah kita buat dengan radmin server di masing2 PC target

Akhirnya hasil dari remote PC Target dari laptop yang saya gunakan



[Langkah-langkah REMOTE MIKROTIK yang lain adalah :

- mengetahui ip public kita, untuk mengetahui ip publik kita bisa masuk ke situs www.whatip.com

- masuk ke modem tp-link, pilih menu Advanced Setup, klik NAT, pilih virtual circiut yang active, lalu klik virtual server

- setelah virtual server diklik maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini

Thursday, 14 April 2011

Spec LCD POS 310

SHARP LM100SS1T522

Manufacturer : SHARP

Part Number : LM100SS1T522
Description : Screen Type: VGA (800 x 600) Color Size: 10.0 Non-gloss matte screen Manufacturer : SHARP
Model : LM100SS1T522

Total Pageviews